17/05/2021

Furisode, Kimono Lengan Panjang yang Jadi Salah Satu Pakaian Tradisional Wajib Wanita Jepang

Jenis-jenis pakaian model kimono yang digunakan oleh wanita Jepang cukup variatif, salah satu model kimono tersebut adalah furisode. Hal tersebut penting diketahui mengingat banyaknya jenis pakaian model kimono yang sering digunakan oleh wanita Jepang. Terlebih untuk digunakan  menghadiri acara tertentu, setiap pakaian kimono digunakan untuk setiap acara berbeda.

Lantas apa perbedaan jenis pakaian kimono ini dengan jenis pakaian kimono lainnya? Mengenali perbedaannya agar tidak akan lagi terjadi salah kostum apabila diundang untuk menghadiri berbagai acara-acara yang bersifat formal di negara sakura tersebut. Pasalnya, Jepang memiliki beragam acara yang bersifat formal serta  mengharuskan menggunakan kimono.

Daftar Isi

  1. Apa Itu Furisode?
  2. Ciri Khusus Kimono Furisode
  3. Waktu untuk Menggunakan Furisode
  4. Siapa Saja yang Bisa Menggunakan Kimono Furisode

Apa Itu Furisode?

Furisode merupakan pakaian kimono dan digunakan oleh pengantin wanita pada acara pernikahannya atau wanita muda di hari kedewasaan. Dikarenakan digunakan pada hari tertentu atau perayaan tertentu, sehingga pakaian model kimono ini adalah kimono termewah di antara jenis pakaian model kimono lainnya.

Hari pernikahan adalah hari istimewa dan  menjadi hari sakral di setiap negara,termasuk  dengan Jepang. Oleh sebab itu, negara sakura ini senantiasa menggunakan pakaian  kimono jenis ini oleh para pengantin wanita. Dengan demikian membuat hari istimewa tersebut menjadi istimewa dan terlihat berbeda dari biasanya.

Disamping digunakan pada hari pernikahan, pakaian model kimono inipun digunakan oleh wanita berusia remaja yang beranjak dewasa, mereka menggunakannya di hari kedewasaan. Jepang mengenal perayaan  hari kedewasaan merupakan hari peringatan untuk mereka dengan usia 20 tahun pada tahun tersebut. Perayaan tersebut menggunakan pakaian dengan model kimono tersebut.

Khusus untuk pernikahan, bahan kain yang digunakannya menggunakan jenis sutra dan terbilang mahal, dengan demikian jenis pakaian model kimono ini termasuk kimono yang mahal dibandingkan dengan pakaian model kimono lainnya. Maka dari itu, jenis pakaian model kimono ini tidak digunakan oleh setiap pengantin wanita , kecuali dengan cara menyewanya.

Ciri Khusus Kimono Furisode

Disamping penggunaan bahan kain sutra untuk membuat model pakaian kimono ini menjadi mewah dibandingkan bahan kain untuk pakaian dengan model kimono lainnya, terdapat pula ciri khusus model pakaian kimono yang mudah dikenali. Ciri khas tersebut terlihat lebih menonjol dari pakaian kimono lainnya. Berikut beberapa ciri khas dari jenis pakaian kimono tersebut:

1. Berlengan Lebar

Meskipun pada umumnya, semua  jenis pakaian  kimono memiliki bentuk tangan lebar namun jenis pakaian kimono yang satu ini terdapat kain di antara lengan bawah yang cukup lebar. Bahkan kain tersebut menyerupai sayap, apabila tangan pemakainya direntangkan. Ciri khas tersebut membuat jenis pakaian model kimono ini mudah dikenali.

2. Dibuat  dari  Warna yang Cerah

Penggunaan warna yang cerah untuk jenis pakaian model  kimono ini digunakan untuk acara sakral seperti  pesta  untuk pernikahan. Pasalnya hari pernikahan tersebut merupakan hari yang membahagiakan sehingga harus disimbolkan dengan penggunaan warna yang cerah. Oleh sebab itu, jenis kimono ini menggunakan warna yang cerah dalam memilih warna kainnya.

3. Panjang Lengan Mencapai 100 CM

Pakaian dengan model kimono  Jepang  ini merupakan pakaian yang istimewa, sehingga bentuknya pun harus lebih  unik dan istimewa dibandingkan  bentuk kimono lainnya. Keistimewaannya tersebut membuat pakaian ini lebih unik. Agar istimewa dan unik, panjang lengan kimono ini dibuat lebih lebar dari bentuk  kimono pada umumnya, bahkan panjang lengannya pun bisa mencapai  hingga 100 cm.

4. Bermotif dari Alam

Pakaian kebanggaan pada hari istimewa ini menggunakan motif pun lebih  istimewa dibandingkan dengan jenis pakaian model kimono lainnya. Maka dari itu, jenis kimono ini menggunakan  motif bertemakan alam, seperti bunga, gambar motif bangau dan gambar motif pegunungan atau pemandangan alam. Ciri khas tersebut membuatnya tampak lebih elegan.

5. Motif  Digambar  dengan  Teknik  Yuzen

Menggambar dengan teknik ini adalah melukis di atas kain yang dilakukan secara manual. Dengan penggunaan tangan ketika melukisnya membuat gambar pada kain kimono ini terlihat lebih istimewa. Itulah sebabnya jenis kimono ini berharga lebih mahal dibandingkan dengan  kimono lainnya, yang menggunakan motif cetakan pabrik.

6. Terdapat Bordiran Benang Emas

Penggunaan benang emas pada sulaman gambar untuk model pakaian  kimono ini  membuatnya terlihat lebih mewah, anggun dan berkelas sehingga cocok digunakan untuk acara pesta seperti  pernikahan. Meskipun demikian, hanya furisode untuk pernikahan saja yang biasa menggunakan benang emas untuk menghiasi motifnya.

Waktu untuk Menggunakan Furisode

Pakaian ini telah ada sejak zaman edo, saat itu banyak wanita muda yang menggunakan pakaian ini untuk menari. Pasalnya, lebar tangan pada pakaian ini akan membuat gerakan tarian lebih lentur. Maka dari itu, dari sejak dahulu banyak wanita berusia muda menggunakan pakaian kimono ini untuk menghadiri  acara-acara yang bersifat  resmi dan pagelaran seni.

Kini, pengantin wanita banyak yang menggunakan pakaian tersebut serta wanita berusia remaja dewasa pun banyak yang menggunakan untuk menghadiri upacara perayaan kedewasaan atau biasa disebut sebagai sheijinshiki. Ketika remaja wanita Jepang telah berusia 20 tahun, pada tahun tersebut akan melakukan upacara perayaan kedewasaan tersebut dan diharuskan untuk menggunakan jenis pakaian model kimono tersebut.

Jenis kimono ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu, chu dan ofu atau ofurisode. Perbedaan keduanya dilihat dari segi penggunaannya. Chu biasa digunakan pada waktu menghadiri acara semi formal, seperti pernikahan serta sheijinshiki. Sementara ofu  biasa digunakan pada waktu pernikahan, sebagai pakaian pengantin wanita.

Agar menggunakan pakaian model kimono jenis ini pada saat yang tepat, harus memastikan acara tersebut terlebih dahulu. Dengan demikian bisa memilih kategori kimono tersebut sesuai dengan acara yang dihadirinya. Pasalnya selain Jepang memiliki banyak acara resmi, juga pada setiap acara tersebut seringkali menggunakan kimono dengan model yang  berbeda pada setiap acara.

Siapa Saja yang Bisa Menggunakan Kimono Furisode

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa model kimono ini digunakan pada acara pernikahan serta acara kedewasaan. Dengan demikian, wanita berusia  muda, atau sekitar 15 tahun hingga 20 tahun berhak menggunakan kimono jenis ini. Selain itu, karena digunakan sebagai pakaian untuk pesta pernikahan, maka mempelai wanita yang diperkenankan menggunakan pakaian kimono dengan model ini.

Penggunaan pakaian model kimono tersebut telah dilakukan sejak zaman edo. Pada saat itu, tangan baju lebar bisa dijadikan isyarat  mengungkapkan ekspresi rasa sukanya pada seorang pria. Cukup memegang lengan kain model pakaian  kimono ini, maka pria pun memahami perasaan wanita tersebut.

Sejak saat itu, wanita muda mengenakan pakaian model kimono ini. Bahkan isyarat tersebut masih berlaku di Jepang. Oleh sebab itu banyak wanita berusia dewasa muda menggunakan pakaian model kimono ini serta menjadi pakaian yang wajib untuk dikenakan untuk menghadiri acara dimana terdapat pria disukainya menghadiri acara yang sama.

Dikarenakan model pakaian kimono ini mayoritas  digunakan oleh wanita berusia muda dan pengantin wanita, sehingga bentuknya pun terlihat unik, bahkan panjang lengannya bermacam-macam. Model pakaian kimono ini dibagi menjadi 3 kategori berdasarkan lebar dan panjang lengan bajunya. Kategori yang pertama yaitu furisode dengan lebar sekitar 114 cm, Kategori yang kedua yaitu 95 hingga 100 cm, dan kategori yang ketiga sekitar 85 cm.

Furisode merupakan pakaian tradisional wanita Jepang  yang wajib dimiliki oleh wanita berusia muda di negara sakura. Sebagai contoh penggunaan untuk acara kedewasaan bagi wanita muda yang telah menginjak usia 20 tahun. Maka dari itu, kimono ini menjadi simbol kedewasaan wanita tersebut.

Baca juga: Ada Apa sih, Hal Menarik di Jepang? Mari Mengenal Lebih Dalam Budaya Orang Jepang

Sekarang tidak lagi resah sendirian Komunitas tanya jawab tentang Jepang

Artikel terkait

Mengintip Budaya Sarapan Orang Jepang yang Patut Diterapkan

Bicara mengenai sarapan, tentu semua orang sepakat jika hal ini sangat baik dilakukan sebelum memulai aktifitas di pagi hari. Demikian pula dengan orang-orang di negara Jepang yang ternyata sangat men...

Budaya

Membangkitkan Semangat Berolahraga Melalui Festival Undokai di Jepang

Kegiatan olahraga merupakan salah satu aktivitas yang penting untuk dilakukan guna menjaga kesehatan jasmani. Dalam rangka membangkitkan semangat berolahraga, sekolah di Jepang mengadakan Undokai tiap...

Budaya Sekolah dasar Tradisi Olahraga Populer

Seperti Apa Sih Sifatmu Menurut Ramalan Golongan Darah Jepang?

Ramalan golongan darah sudah tidak asing lagi bagi orang Jepang. Katanya sih golongan darah mempengaruhi sifat dasar seseorang. Itupun ada yang katanya sama persis dengan hasil ramalannya, ada juga ya...

Budaya Tradisi Populer

Mengenal Lebih Banyak Film Anime dari Negara Sakura

Negara sakura tersebut terkenal dengan film animasi terbaik yang diciptakannya,  bahkan telah mendunia sehingga sebaiknya ketahuilah lebih banyaknya film anime. Terlebih bagi penggemar anime kare...

Budaya

Mempelajari Chindogu, Inovasi Produk ala Jepang yang Unik

Jepang memang terkenal dengan segala keunikannya, hal ini terlihat dari berbagai inovasi produk yang terus bermunculan. Bahkan akan sulit untuk menafsirkan kegunaan dari benda-benda tersebut. Kreativi...

Budaya Biaya penelitian Berbelanja Sejarah Seni Populer

Situs web kami menggunakan Cookies dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas kami. Silakan klik "Setuju" jika Anda menyetujui penggunaan Cookie kami. Untuk melihat detail lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan kami menggunakan Cookies, silakan lihat di sini.

Kebijakan Cookie