Wisata Tokyo: Kota Tua Jepang di Yanesen Area

WeXpats
2020/08/21

Yanesen, terdiri daerah area Yanaka, Nezu dan Sendagi, adalah salah satu shitamachi yang paling terkenal di Tokyo. Shitamachi bisa diartikan sebagai kota tua atau kota yang masih menjaga keasliannya secara tradisional. Dulu saat Tokugawa Shogun tinggal di Kastil Edo dan para bangsawan tinggal di sekitarnya, sisa penduduk tinggal di shitamachi.

Kata "shitamachi" ini membangkitkan gambaran keakraban, kuil-kuil, jalanan yang sempit, bisnis lokal kecil seperti pedagang sayur, penjual ikan dan tukang daging, restoran dan izakaya, toko permen tradisional, hingga pemandian umum. Jalan Shitamachi cenderung sempit dan berkelok, dengan bangunan yang berdekatan satu sama lain, dan orang yang tinggal di sekitar biasanya berjalan kaki atau bersepeda untuk menuju suatu tempat. Dengan akses kendaraan mobil yang sedikit, dan lalu lintas pejalan kaki yang tinggi, shitamachi akan menjadi cikal bakal kota modern atau kota yang hipster abis.

Lokasi Wajib Wisata Tokyo Yanesen

Sebagai kota tua, apa sih yang disajikan oleh area Yanesen? Jawabannya, banyak! Ya, kamu bisa menemukan macam-macam hal di Yanesen mulai dari kuil-kuil, pemakaman Jepang, hingga taman yang cantik. 

Yanaka Ginza

Yanaka Ginza adalah jalan perbelanjaan dan hiburan utama di Yanesen. Seperti kota tua lainnya di Jepang, berjalan kaki singkat menyusuri jalanan ini akan membuat kamu lupa bahwa kamu sebenarnya berada di Tokyo modern! Terdapat tangga yang dinamai Yuuyake Dandan tepat sebelum tangga menuju Yanaka Ginza. Sesuai dengan namanya, yuuyake dandan menyediakan tempat yang bagus untuk melihat pemandangan jalan yang indah sekitar matahari terbenam. Secara ajaib, kamu akan mengingat adegan dari film Jepang romantis kuno!

Yanaka Ginza menyatukan semua aspek terbaik dari wisata Tokyo Yanesen seperti budaya, kucing, makanan, tempat bersantai, dan suasana nostalgia. Kamu bisa melihat bagaimana penduduk setempat menjalani kehidupan sehari-hari mereka seolah-olah mereka masih tinggal di kota kecil era Showa sambil menikmati makan atau berbelanja oleh-oleh.

Hal yang paling penting adalah, pastikan kamu datang ke Yanaka Ginza dalam keadaan lapar! Ada banyak jajanan lokal, bar dan cafe bertema jadul di sepanjang jalan Yanaka Ginza. Yang terkenal adalah Menchi Katsu sampai-sampai warga lokal pun ikut antre untuk mendapatkan kroket satu ini.

Yushima Tenjin

Dalam mitologi Shinto Jepang, Tenjin adalah nama dewa ilmu pengetahuan dan pembelajaran. Banyak siswa datang ke Kuil Yushima Tenjin untuk berdoa agar mendapat nilai bagus dan lulus ujian masuk. Di seluruh kuil, kamu bisa melihat sejumlah plakat kayu atau catatan kertas yang memohon kesuksesan di bidang akademis dan pengetahuan.

Seperti banyak kuil lainnya, Yushima Tenjin dipenuhi dengan alam yang indah. Yushima Tenjin merupakan area yang menyenangkan untuk menikmati jalan-jalan santai dan damai, bahkan jika kamu tidak terlalu membutuhkan permohonan kelulusan ujian. Di musim semi, lebih dari 300 pohon bermekaran membawa lebih banyak kehidupan ke kuil, dan pada tanggal 25 Mei, halamannya dipenuhi dengan musik dan tarian selama Festival Yushima Tenjin.

Kuil Nezu

Nezu Jinja - dibangun di kaki bukit di perbatasan Bunkyo dan Taito Wards. Konon katanya di kuil ini disimpan abu dari mendiang legenda Pangeran Yamato Takeru dari tahun 1900. Sebagian besar pemandu wisata mungkin akan mengasosiasikan kuil Nezu dengan bunga tsutsuji (azalea). Pada bulan April dan Mei kuil ini akan dihiasi bunga Azalea cantik yang mekar penuh dan juga merupakan sebuah matsuri / festival wajib yang dikunjungi. Arsitektur kuil ini juga sangat tidak biasa dan jauh lebih mewah daripada yang biasa kamu bisa lihat di kuil lainnya. Terdapat pula gerbang torii berwarna merah seperti yang ada di Fushimi Inari Taisha di Kyoto.

Kyu-Iwasaki-tei Gardens

Taman Kyū-Iwasaki-tei terletak di Taito, Tokyo, yang merupakan bekas residen dari keluarga Iwasaki yang merupakan pendiri Mitsubishi. Nama Kyū-Iwasaki-tei sendiri berarti Rumah Tua Iwasaki. Tempat ini memiliki tiga bangunan: rumah bergaya Barat yang dirancang oleh arsitek Inggris Josiah Conder, rumah Jepang dan rumah biliar, dan mengcover area seluas sekitar 17.000 meter persegi. Keren banget ya! 

Menikmati Kuliner di Wisata Tokyo Yanesen

Setelah lelah berkeliling di spot-spot seru pada wisata Tokyo kali ini, waktunya untuk memanjakan lidah dan mengisi perut dengan makanan lezat di restoran dan kedai-kedai cemilan Yanesen! 

Nezu no Taiyaki

Toko taiyaki ini sangat dekat dengan Kuil Nezu dan sering memiliki antrian. Taiyaki adalah kue berbentuk ikan yang diisi dengan sesuatu yang manis. Secara tradisional, isinya adalah pasta kacang merah. Tapi sekarang kamu juga bisa menemukan varian lain seperti krim custard atau puding. Toko ini buka dari jam 10:30 sampai semua taiyaki terjual habis. Tapi jangan harap kamu bisa mendapatkannya di sore hari. Karena dalam sekejap kamu bisa kehabisan! Rata-rata toko ini tutup pukul 14:00 dan juga tidak beroperasi di hari Selasa dan Jumat (waktu buka bisa berubah sewaktu-waktu).

Akses: Chiyoda line - 7 menit jalan kaki dari stasiun Nezu

Tanjou 

Jika kamu masuk melalui gerbang yang elegan, kamu akan menemukan restoran bergaya Jepang yang tenang dan syahdu. Restoran ini terkenal dengan mie soba-nya. Mereka bahkan menjual soba di pagi hari untuk orang-orang yang memutuskan ingin menyantap soba sebagai sarapan. 

Akses: Chiyoda line - 9 menit jalan kaki dari stasiun Nezu atau stasiun Sendagi

Hantei

Restoran yang indah ini memiliki tampilan yang terlihat seperti rumah tua, sangat dekat dengan stasiun sehingga mudah dijangkau. Toko ini menjual kushiage atau kushikatsu (berbagai bahan makanan yang digoreng dengan tusuk sate) . Kamu bisa memesan bahan apapun yang kamu suka seperti daging atau sayur untuk pengalaman bersantap yang santai.

Akses: Chiyoda line - 1 menit jalan kaki dari exit 2 stasiun Nezu

Yanaka Senbei

Ada banyak toko yang menjual senbei di daerah ini. Kamu bisa menemukan toko senbei bergaya jadul di dekat stasiun nishi-nippori atau sendagi. Camilan tradisional khas Jepang ini bertekstur dan berbentuk seperti kerupuk yang biasa kita makan di Indonesia. Mereka memiliki berbagai jenis senbei, dari yang manis hingga yang pedas. Bentuknya juga ada begaram hingga sebagian besar pengunjung kesulitan menentukan pilihan. Untuk pengunjung pertama kali, disarankan untuk mencoba senbei bulat dengan shoyu!

Amezaiku Yoshihara

Amezaiku bukanlah permen biasa, tapi permen yang bentuknya dikreasikan dalam berbagai bentuk seperti karya seni. Amezaiku terbuat dari mizuage, atau sirup pati. Pengrajin menguleni sirup pati untuk membuat berbagai macam hal. Jika pergi ke tokonya, mereka menjual berbagai kreasi permen cantik. Kamu juga bisa menyaksikan mereka membuat permen mizuage. Jika datang di waktu yang tepat, kamu bahkan bisa mengajukan request untuk membuat bentuk kesukaanmu.

Beristirahat dan Menginap di Sawanoya Ryokan

Sudah puas jalan-jalan dan wisata kuliner di area Yanesen, waktunya untuk beristirahat dan relaksasi! Salah satu tempat istirahat yang paling direkomendasikan di Yanesen adalah Sawanoya Ryokan! Karena ini adalah ryokan (penginapan tradisional Jepang) di tengah kota, mungkin tempat lebih terkenal secara internasional daripada di Jepang. Meskipun dikelilingi oleh tempat-tempat wisata dan dekat dengan Stasiun Ueno, yang memudahkan perjalanan dari dan ke bandara, lebih dari segalanya alasan orang-orang suka tinggal di sini adalah keramahan para staf dan kenyamanan kamar yang membuat pengunjung merasa ada di rumah. Mereka memiliki panduan informasi bahasa Inggris dan peta untuk diambil siapa saja, sehingga orang yang tidak tahu bahasa Jepang pun akan merasa aman.

Akses: Chiyoda Line - 5 menit jalan kaki dari stasiun Nezu

Kedai Kopi Populer di Wisata Tokyo Yanesen

Buat kamu pecinta kopi atau sekedar ingin menghabiskan waktu sambil menyeruput secangkir teh hangat, WeXpats punya beberapa list coffee shop atau kedai kopi pilihan nih di Yanesen!

Kayaba Coffee

Kabaya Coffee asli berasal dari tahun 1938 dan dibuka oleh Inosuke Kabaya dan istrinya. Pasangan lansia dan putri angkat mereka menjalankan Kabaya Coffee setidaknya selama 70 tahun hingga tahun 2006 ketika Sachiko-san, putri angkatnya meninggal dunia. "Scai The Bathhouse", galeri lokal dan "Taito Cultural & Historical Society", sebuah organisasi nirlaba, membuka kembali kafe tersebut pada tahun 2008 dengan mempertahankan elemen bangunan dan interior era Showa.

Nennekoya

Kafe kucing bernama Nennekoya belakangan ini menjadi populer. Semua makanan dan minumannya bertemakan kucing! Pelanggan dapat menikmati makanan mereka bersama dengan kucing di cafe dengan suasana cafe yang dilengkapi dengan tatami dan space yang tidak terlalu luas membuatmu merasa nyaman seperti sedang bersantai di rumah sendiri ditemani dengan kucing peliharaan.

CIBI Cafe

CIBI adalah sebuah toko dan kafe berkonsep yang dimulai oleh sebuah keluarga Jepang di Melbourne dengan ide untuk memadukan 3 hal penting dalam hidup: sandang pangan papan. CIBI yang berarti si kecil ini terletak di bengkel tua yang disulap menjadi satu ruang besar dengan partisi toko kecil di bagian depan dan kafe di bagian dalamnya. Makanan untuk sarapan dan makan siang, muffin dan kopinya juga semua enak dengan harga terjangkau.

Yanesen AZ Cafe

Tempat ini punya harga kopi yang masuk akal dan terdapat menu kopi spesial dengan nama-nama mewah seperti Yanaka Roman dan Nezu Passion. Tokoh utama selain kopi adalah muffinnya, mulai dari yang klasik dengan matcha hingga jenis yang lebih berani dengan mozzarella. Jenis kedua ini disebut o-shokuji muffin. Pelanggan makan siang di cafe ini adalah 90% wanita di hari kerja dan dipenuhi oleh pasangan selama akhir pekan. 

Yanaka Coffee

Jaringan kedai kopi kecil dengan reputasi yang oke banget, kopi Yanaka memiliki pengikut setia berkat perhatiannya pada rasa kopi yang disajikan. Tapi kedai kopi ini bukan coffee shop untuk nongkrong seru ya. Di sini kamu dapat membeli beans kopi dan membawanya pulang. Kamu juga bisa membeli kopi untuk take-out. Jadi bisa mengelilingi Yanesen sambil menyeruput kopi yang nikmat.

Baca juga: Pajak Turis Jepang yang Perlu Kamu Periksa Sebelum Berwisata. Cek di Sini! 

Penulis

WeXpats
Di sini kami menyediakan artikel yang mencakup berbagai informasi yang berguna tentang kehidupan, pekerjaan, dan studi di Jepang hingga pesona dan kualitas Jepang yang menarik.

Sosial Media ソーシャルメディア

Kami berbagi berita terbaru tentang Jepang dalam 9bahasa.

  • English
  • 한국어
  • Tiếng Việt
  • မြန်မာဘာသာစကား
  • Bahasa Indonesia
  • 中文 (繁體)
  • Español
  • Português
  • ภาษาไทย
TOP/ Wisata di Jepang/ Tujuan & Hal-hal yang harus dilakukan di Jepang/ Wisata Tokyo: Kota Tua Jepang di Yanesen Area

Situs web kami menggunakan Cookies dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas kami. Silakan klik "Setuju" jika Anda menyetujui penggunaan Cookie kami. Untuk melihat detail lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan kami menggunakan Cookies, silakan lihat di sini.

Kebijakan Cookie