J-Pop Budaya yang Selalu Melekat di Hati dari Negeri Sakura

WeXpats
2021/02/09

Kebudayaan merupakan ciri khas suatu tempat sekaligus menjadi identitasnya. Begitu pun dengan budaya Jepang, mulai dari musik, pakaian, bahasa, hingga fenomena anak mudanya. Inilah yang menjadi keunikan Jepang dibandingkan negara lain. Budaya Jepang, dikenal juga J-Pop, tidak tercipta begitu saja. Ada cerita panjang di baliknya yang sangat menarik untuk disimak.

Budaya Jepang lambat laun dikenal oleh dunia internasional. Menariknya, negara ini berhasil menarik hati orang-orang asing. Sampai akhirnya kini pecinta J-Pop tersebar di berbagai negara, bahkan komunitasnya tidak selalu beranggotakan orang Jepang. Mereka turut mempelajari bahasa, tarian, musik, dan segala hal dari Jepang. Beberapa menerapkan hidup ala orang Jepang yang sangat unik.

Daftar Isi

  1. Apa Itu Budaya J-Pop?
  2. Mengenal Budaya Kawaii
  3. J-Pop yang Mendunia
  4. J-Pop Sangat Berpengaruh dan Banyak Disukai
     

Apa Itu Budaya J-Pop?

Budaya populer sering dimaknai sebagai budaya massa, artinya budaya ini lebih banyak tersebar dan bisa diakses oleh orang-orang. Budaya populer sengaja dibuat sesuai dengan selera publik sehingga bisa menjadi produk atau komoditi. Di Jepang sendiri kebudayaan ini ditunjukkan pada musik, film, anime atau manga, fashion, hingga acara televisi.

Budaya pop Jepang atau J-Pop dimulai pada abad ke-19, tepatnya di masa Tokugawa saat Jepang mulai membuka diri dengan dunia luar. Akulturasi budaya dengan Eropa dan Amerika diawali oleh para cendikiawan setelah restorasi Meiji. Mereka menginginkan perubahan dalam seluruh sektor kehidupan masyarakat Jepang.

Dengan begitu, ruang publik dan gaya hidup mulai dipengaruhi budaya asing. Sedangkan, benda-benda khas Jepang kerap menjadi oleh-oleh dan dibawa keluar Jepang. Apalagi setelah kekalahan pada Perang Dunia II, Jepang secara halus dipengaruhi oleh budaya luar. Kegiatan impor mulai marak.

Sampai akhirnya di tahun 1970, J-Pop mengalami perkembangan yang pesat. Industri mainan dan hiburan terus berkembang, komik-komik masuk pasar internasional, hingga puncaknya di tahun 1990-an budaya Jepang menjadi komoditas di Amerika. Contohnya, Nintendo dan Sega merajai game konsol, anime Dragon Ball serta Pokemon ditayangkan di mana-mana, dan sebagainya.

Mengenal Budaya Kawaii

Salah satu fenomena budaya Jepang yang paling mencolok adalah budaya kawaii (imut). Jika diterjemahkan, kata “kawaii” berarti “kekanak-kanakan”. Budaya ini menonjolkan gaya yang imut seperti anak-anak, misalnya dengan memakai warna-warna mencolok.

Ciri khas dari budaya kawaii lainnya adalah manis, polos, lembut, sederhana, terlihat memiliki pribadi yang rapuh, serta kurang berpengalaman. Nilai feminim sangat kental di sini. Sebenarnya nilai budaya tersebut sudah ada sejak tahun 1912 - 1926 pada masa Taisho. Namun, baru tumbuh dan berkembang menjadi sebuah ekspresi budaya pada tahun 1970-an.

Beberapa orang menganggap kalau budaya kawaii adalah bentuk pemberontakan para pelajar perempuan yang dituntut untuk dewasa. Secara implisit, mereka “menolak” untuk dewasa sehingga mempertahankan gaya kekanak-kanakannya. Bagi mereka, menjadi anak-anak itu bebas sehingga gaya kawaii pun dimaknai sebagai simbol kebebasan.

J-Pop yang Mendunia

Ada banyak sekali produk budaya pop Jepang. Dari itu semua, beberapa telah mendunia hingga menguasai pasar internasional. Produk-produk ini berhasil membawa identitas Jepang di mana pun. Berikut adalah J-Pop yang banyak digemari:

1. Manga

Sebutan lain dari manga adalah komik. Manga merupakan cerita grafik yang dibuat di Jepang dengan menggunakan bahasa Jepang. Manga memiliki karakteristik tersendiri sehingga berbeda dengan komik dari negara lainnya. Misalnya, cara membaca manga dari kanan ke kiri sesuai arah tulisan huruf kanji.

Secara visualisasi pun berbeda. Susunan gambar lebih rapi dengan kotak-kotak, penggambaran karakter lebih detail, serta terlihat lebih ekspresif. Efek warna hitam-putih secara blocking sangat kental, meskipun kini sudah bisa ditemui manga yang berwarna-warni.

2. Anime

Mirip seperti manga, hanya saja karakter anime diwujudkan dalam bentuk animasi. Animasi Jepang berbeda dengan kartu dari negara lain. Mulai dari desain grafis, alur cerita, perwujudan setiap karakter, hingga bagian dubbing. Menariknya, anime Jepang banyak menyentuh hati orang-orang asing sehingga kini penggemarnya ada di berbagai negara.

Biasanya anime adalah perwujudan dari cerita manga, tetapi hal ini tidak menjadi sebuah keharusan. Ada beberapa anime yang ceritanya tidak memiliki versi manga. Beberapa contoh anime yang telah mendunia adalah Sailormoon, Dragon Ball, Pokemon, One Piece, dan masih banyak lagi.

3. Cosplay

Cosplay adalah gaya berdandan orang Jepang yang menirukan tokoh favoritnya, baik dalam anime atau manga. Budaya ini mulai populer sekitar tahun 2000-an dimana harajuku style pun sedang berkembang.

Orang-orang bergaya cosplay banyak ditemui pada event tertentu. Tak jarang cosplay dijadikan ajang kompetisi. Siapa yang paling mirip dengan tokoh ditirukannya, maka dialah yang menang. Kini banyak komunitas cosplay yang kerap menggelar berbagai acara. Uniknya, banyak dari komunitas tersebut berisi bukan orang-orang Jepang.

4. Video Games

Melihat dari sejarahnya, J Pop tidak dapat dilepaskan dari eksistensi video games. Nintendo merupakan cikal bakal game konsol yang kini sudah dikembangkan menjadi berbagai bentuk. Belum lagi franchise game yang merajalela. Sebut saja game Pokemon yang baru-baru ini menyita perhatian publik.

Beberapa perusahaan Jepang lainnya yang sukses di dunia video game adalah SEGA dan Sony. Kemunculan video games sukses menyebarluaskan kebudayaan Jepang. Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, keberadaan video games jadi lebih dekat dengan anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.

5. Musik

Perkembangan industri musik Jepang tak kalah dengan Korea dan negara-negara barat. Mayoritas masyarakat mengenal musik Jepang melalui soundtrack anime yang ditontonnya. Barulah setelah itu mendengarkan genre lain.

Fans musik Jepang pun sebenarnya banyak. Cobalah cari acara lomba anisong, yakni kompetisi menyanyikan lagu-lagu Jepang. Di sanalah seluruh penggemar musik Jepang berkumpul dan saling unjuk diri. Popularitas musik Jepang pun dibawa oleh grup-grup musik dengan keunikannya sendiri, seperti AKB48.

J-Pop Sangat Berpengaruh dan Banyak Disukai

Budaya pop Jepang mudah berkembang di negara-negara Asia karena kedekatan secara historis dan geografisnya. Tak dapat dipungkiri kalau budaya Jepang pun banyak menyerap nilai-nilai kebudayaan negara Asia lainnya. Namun, uniknya, Jepang tetap mampu mempertahankan nilai keaslian mereka.

Bagi budaya Amerika dan Eropa, J-Pop sendiri sebenarnya sesuatu yang menantang. Bisa dilihat bahwa budaya Jepang sangat berbeda dengan kehidupan dua benua tersebut. Saat memasuki era 80 dan 90an, kehidupan orang Amerika dan Eropa rindu akan nilai-nilai moral. Di momen inilah budaya Jepang sukses berkembang di sana.

Budaya Jepang tak ragu mengajarkan filosofis kehidupan, etika, serta sikap down to earth kepada masyarakat Amerika dan Eropa. Caranya berbagai macam, yaitu melalui anime, musik, dan media lainnya. Tanpa disadari, orang-orang yang mengonsumsi produk budaya Jepang tersentuh dan menyukainya.

Jika dilihat perkembangannya sampai hari ini, budaya Jepang banyak diaplikasikan dalam kehidupan orang-orang di seluruh negara. Bahkan ada yang dijadikannya sebagai profesi serta gaya hidup secara permanen. J-Pop bukan lagi sekedar komoditi atau usaha Jepang untuk menunjukkan eksistensinya. Budaya populer tersebut membawa nilai kehidupan dan menjadi warna baru bagi kebudayaan lainnya.

Baca juga: Fujii Kaze, Musisi Muda Nyentrik yang Sedang Naik Daun. Perpaduan Musik yang Stylish dengan Lirik Lagu Filosofis dan Spiritual 

Penulis

WeXpats
Di sini kami menyediakan artikel yang mencakup berbagai informasi yang berguna tentang kehidupan, pekerjaan, dan studi di Jepang hingga pesona dan kualitas Jepang yang menarik.

Sosial Media ソーシャルメディア

Kami berbagi berita terbaru tentang Jepang dalam 9bahasa.

  • English
  • 한국어
  • Tiếng Việt
  • မြန်မာဘာသာစကား
  • Bahasa Indonesia
  • 中文 (繁體)
  • Español
  • Português
  • ภาษาไทย
TOP/ Budaya Jepang/ Lagu-lagu Jepang/ J-Pop Budaya yang Selalu Melekat di Hati dari Negeri Sakura

Situs web kami menggunakan Cookies dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas kami. Silakan klik "Setuju" jika Anda menyetujui penggunaan Cookie kami. Untuk melihat detail lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan kami menggunakan Cookies, silakan lihat di sini.

Kebijakan Cookie