Jepang memang populer dengan kemajuan industri yang dimilikinya, tapi Jepang juga terkenal dengan budaya unik yang dimiliki oleh sekolahnya. Sekolah Jepang populer sebab memberikan pendidikan tidak hanya seputar akademis saja, tapi juga pendidikan karakter. Karena itu banyak yang penasaran dengan budaya sekolah yang ada di Jepang.

Daftar Isi

  1. Mengenal Kehidupan Sekolah di Jepang
  2. 11 Fakta Unik Kehidupan Pelajar Jepang
  3. Sekolah Jepang Tidak Hanya Mengajarkan Akademis Tapi Juga Pendidikan Karakter
  4. Aturan yang Ada di Sekolah Jepang

Mengenal Kehidupan Sekolah di Jepang

Di negara matahari terbit ini anak-anak sekolahnya sudah diajarkan untuk mandiri sedari rumah, dan hal itu terus berlanjut sampai ke sekolah. Dimana anak-anak sekolah di Jepang tetap melakukan apa-apa secara mandiri. Selain sangat menjunjung kemandirian, sekolah Jepang juga sangat menjunjung tinggi kedisiplinan. Paling utama adalah ketepatan waktu yang harus ditaati oleh setiap muridnya.

Uniknya sekolah Jepang ini memberikan pendidikan karakter sejalan dengan pendidikan akademisnya. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat Jepang yang percaya bahwa pendidikan karakter sama pentingnya dengan pendidikan akademis. Karena itu sekolah mengajarkan keduanya berbarengan. Dengan tujuan agar anak muridnya bisa tetap menjadi pandai, namun memiliki karakter yang baik sehingga nantinya bisa bermanfaat di masyarakat.

11 Fakta Unik Kehidupan Pelajar Jepang

Pelajar di Jepang ini memiliki kehidupan unik yang berbeda jika dibandingkan dengan pelajar di Indonesia. Hal ini disebabkan tentu karena perbedaan budaya pembelajaran yang ada di Indonesia dengan di Jepang yang lumayan jauh. Karena itu pelajar Jepang memiliki kehidupan yang berbeda. Berikut ini adalah fakta-fakta unik tentang kehidupan pelajar Jepang, diantaranya.

1. Guru Tidak Pernah Mengeluarkan Murid dari Kelas

Biasanya saat ada seorang murid yang berperilaku tidak baik, maka salah satu hukuman yang akan didapatkannya adalah keluar dari kelas. Hal ini ternyata tidak berlaku di Jepang, dan justru tertulis dalam pasal resmi di Jepang. Ini sesuai dengan konstitusi Jepang pasal 26, dimana disitu dijelaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pendidikan tidak peduli bagaimana sikap yang dimilikinya.

2. Siswa yang Menyajikan Makan Siang

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa kemandirian di sekolah Jepang ini sangatlah dijunjung tinggi. Salah satu contohnya terlihat saat melakukan makan siang di sekolah dasar dan sekolah menengah. Pada kegiatan ini siswa yang bertugas akan menyajikan makan siang bagi dirinya sendiri maupun untuk teman-temannya. Jadi tidak akan ada petugas kantin yang akan ditemukan saat acara makan siang sedang berlangsung.

3. Saat Makan Siang Setiap Orang Memakan Makanan yang Sama

Ini merupakan peraturan yang selalu ada di setiap sekolah dasar dan beberapa sekolah menengah pertama di Jepang. Makan siang yang disantap oleh siswa haruslah memiliki menu yang sama, yang tentu saja disajikan di sekolah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan siswa. Tidak sedikit sekolah di Jepang yang punya ahli gizinya sendiri.

4. Makan Bersama Antara Siswa dan Guru di Ruang Kelas

Untuk membangun solidaritas antara guru dan murid salah satu hal yang dilakukan adalah adanya kegiatan makan bersama antara siswa dan guru. Kegiatan makan bersama ini biasanya dilakukan di ruang kelas. Nantinya meja dan bangku di kelas akan disusun secara berhadapan sehingga sembari makan bisa terjadi interaksi yang menyenangkan.

5. Tidak Ada Siswa yang Tidak Naik Kelas

Tentu ini merupakan sebuah fakta yang tidak hanya unik, namun juga mengejutkan. Tapi hal ini memang benar adanya. Karena di SD dan SMP Jepang tidak peduli apakah muridnya berhasil atau gagal, murid tersebut bisa tetap lanjut ke kelas selanjutnya. Nilai dari ujian ini hanya berlaku ketika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi saja. Namun ada juga program yang disebut Genkyuuryuuchi (原級留置)seperti program sertifikasi untuk anak-anak yang “sulit” naik kelas karena libur sakit, dan lain-lain. 

6. Tidak Ada Petugas Kebersihan

Masih terkait dengan meningkatkan kemandirian yang dimiliki oleh para murid, kali ini adalah seputar menjaga kebersihan. Di sekolah yang ada di Jepang semua kegiatan bersih-bersih dilakukan oleh semua penghuni sekolah, bahkan sampai membersihkan toilet. Kegiatan bersih-bersih ini disebut Souji, dan biasanya ada waktu khusus yang memang disediakan untuk melakukan kegiatan tersebut.

7. Selama Liburan, Siswa dan Guru Tetap Bekerja

Liburan tentunya merupakan waktu yang sangat menyenangkan dan merupakan waktu yang tepat untuk bersantai dan bermalas-malasan. Namun hal itu tidak berlaku di Jepang, karena pada saat liburan musim panas saja contohnya guru masih harus hadir ke sekolah untuk mengawasi klub yang ada. Lalu siswanya akan diberikan banyak sekali pekerjaan rumah untuk menjaga mereka tetap produktif selama liburan.

8. Seragam dan Sepatu yang Sama

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kesenjangan, dan supaya tidak ada murid yang berpenampilan menonjol ketika di sekolah. Semuanya sama, dari mulai sepatu sampai tas yang digunakan. Alasan lainnya mengapa menggunakan sepatu yang sama karena sepatu tersebut merupakan sepatu khusus yang disediakan dengan tujuan untuk menjaga kebersihan ruangan.

9. Aktivitas Klub di Pagi Hari dan Selesai Sekolah

Kegiatan klub di sekolah Jepang sangatlah terjaga dengan baik, dan memiliki kegiatan rutin. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa. Dalam mengikuti klub ini juga siswa akan mengerahkan semua kemampuannya. Selain itu siswa akan sangat bangga dalam mengikuti klub tersebut dan semua kegiatan yang ada meskipun harus mengorbankan waktu istirahatnya.

10. Masih Mempertahankan Sistem Konservatif

Memang Jepang merupakan negara maju, namun beberapa sekolah yang ada nyatanya masih tetap mempertahankan sistem konservatif. Meskipun begitu tetap sudah ada beberapa sekolah yang mulai terkena arus modernisasi. Jadi sudah dibilang keduanya ini sudah mulai seimbang antara arus konservatif dan juga modern.

11. Murid yang Tertidur di Dalam Kelas

Terakhir adalah murid yang tertidur di dalam kelas merupakan hal yang biasa. Karena memang jadwal sekolah di Jepang ini sangatlah sibuk. Dari mulai kegiatan utamanya, sampai kegiatan klub yang harus dilakukan dan terkadang hal itu membuat siswa sangat kelelahan. Bagi yang sudah terlalu kelelahan, maka biasanya ada yang sampai tertidur di kelas.

Sekolah Jepang Tidak Hanya Mengajarkan Akademis Tapi Juga Pendidikan Karakter

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa pendidikan karakter di Jepang sejalan dengan pendidikan akademis untuk para muridnya. Semuanya dilakukan dengan sejalan supaya nantinya murid tidak hanya pintar saja, tapi juga memiliki kepribadian yang baik. Karena memang pintar saja tidak cukup untuk bisa menjadi manusia yang bermanfaat di lingkungan nantinya.

Menyadari hal tersebut, sekolah di Jepang akhirnya memutuskan untuk mengajarkan akademis dan juga karakter secara berbarengan. Supaya nantinya murid yang lulus tidak hanya bermodalkan pintar saja. Karena untuk menjadi pintar sebenarnya bukanlah hal yang sulit, yang sulit justru menjadi orang yang memiliki kepribadian baik. Sehingga penting untuk mengajarkan kedua hal tersebut secara bersamaan.

Aturan yang Ada di Sekolah Jepang

Ada beberapa aturan yang harus ditaati oleh murid yang bersekolah di Jepang seperti melakukan kegiatan kebersihan bersama, dan juga menyajikan makanan untuk makan siang. Lalu tidak boleh ada yang menggunakan sepatu ataupun tas dengan desain yang menonjol sendiri. Karena ini berkaitan dengan pembentukan kepribadian dan karakter untuk para murid, sehingga bisa terbentuk menjadi lebih baik.

Ternyata sekolah Jepang sangatlah menekankan pendidikan karakter. Sehingga nantinya murid yang lulus tidak hanya pintar otak saja, tapi juga baik dalam kepribadian. Jadi saat lulus nantinya anak-anak ini bisa menjadi lebih bermanfaat dan berguna bagi masyarakat.

Baca juga: Sophia University, Rekomendasi Kampus Swasta Kelas Internasional Terbaik di Jepang

Sekarang tidak lagi resah sendirian Komunitas tanya jawab tentang Jepang

Artikel terkait

Mengenal Fakultas Psikologi Terbaik di Jepang, Spesialisasi, dan Prospek Kerjanya

Memilih jurusan di perguruan tinggi faktanya membutuhkan pertimbangan yang matang. Jurusan kuliah sedikitnya menentukan prospek pekerjaan setelah lulus, serta prospek karir di masa depan. Jurusan psik...

Belajar

Mengenal Pertukaran Mahasiswa dan Persyaratannya ke Jepang

Pada jenjang perkuliahan. program pertukaran mahasiswa menjadi salah satu program yang layak dicoba peluangnya. Seperti halnya student exchange pada level sekolah menengah, program ini menawarkan bany...

Belajar Belajar di luar negeri Beasiswa Siswa internasional Universitas Belajar bahasa

Informasi Program Pertukaran Pelajar dan Beasiswa ke Jepang

Menjadi peserta program pertukaran pelajar, tentu akan menjadi sebuah pengalaman yang berharga dan membanggakan. Selain pengalaman dan teman baru dari banyak negara di dunia, menjadi peserta pertukara...

Belajar Belajar di luar negeri Beasiswa Siswa internasional Universitas

Mengenal Lebih Banyak Tentang Universitas Ritsumeikan, Salah Satu Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Jepang

Wajar saja bila banyak orang yang memilih negara Jepang sebagai negara yang dituju untuk pendidikan, karena ada banyak perguruan tinggi terbaik di negara sakura ini, salah satunya adalah universitas R...

Belajar Belajar di luar negeri Beasiswa Siswa internasional Universitas

Mengenal Seluk-beluk Sekolah Bahasa Jepang Bagi Pemula

Bahasa Jepang atau yang disebut dengan Nihongo merupakan bahasa yang saat ini digunakan oleh 128 juta orang di Asia Timur. Nihongo merupakan salah satu bagian dari keluarga bahasa Japonic (Japanese-Ry...

Belajar Bahasa sopan Sekolah Menengah Atas Sekolah Menengah Pertama Belajar bahasa Sekolah kejuruan

Situs web kami menggunakan Cookies dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas kami. Silakan klik "Setuju" jika Anda menyetujui penggunaan Cookie kami. Untuk melihat detail lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan kami menggunakan Cookies, silakan lihat di sini.

Kebijakan Cookie