Daftar Bahasa Gaul Jepang. Jangan Sampai Ketinggalan Tren! 

WeXpats
2020/09/15

Saking dinamisnya perubahan dan perkembangan bahasa, kadang baru selang satu minggu saja sudah banyak bermunculan bahasa-bahasa baru yang diciptakan oleh anak muda atau pengguna platform tertentu. Gak cuma di Indonesia, di Jepang pun bahasa gaul terus bermunculan sehingga untuk kamu pembelajar bahasa Jepang akan kesulitan menemukannya di buku teks.

Semua bahasa, kosakata, frasa dan kalimat yang kamu pelajari di buku teks adalah bahasa Jepang formal yang masih terus digunakan dari dulu hingga sekarang. Ya sama halnya dengan bahasa Indonesia yang kamu temui di buku pelajaran. Supaya kamu update kata-kata gaul terbaru, kamu memang harus rajib-rajib bercengkrama dengan masyarakat dunia maya. WeXpats sudah mengumpulkan daftar bahasa gaul Jepang yang sekarang sering digunakan nih agar kamu gak ketinggalan jaman!

Daftar Isi

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Media Sosial

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Perasaan

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Orang

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Kata Kerja

Bahasa Gaul Jepang Lainnya 

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Media Sosial

Bukan hanya netizen Indonesia yang hobi menciptakan kata-kata baru di dunia maya. Begitu juga netizen Jepang. Berkat mereka, banyak bahasa gaul Jepang yang praktis untuk digunakan di media sosial seperti berikut!

Netabare (ネタばれ)

Yakin, kamu pasti gak suka banget sama hal satu ini! Netabare sebenarnya terdiri dari dua kata, yaitu neta atau dalam bahasa Jepang berarti benih, dan bare yang artinya ketahuan. Benihnya ketahuan? Jadi maksud dari kata-kata ini adalah spoiler! Beuh, marah besar gak tuh kalau seseorang memberi spoiler yang tidak diminta. Sebenarnya kata “netabare” adalah bahasa gaul Jepang yang bertahan lama loh! Kata ini sudah mulai dikenal sejak awal era Heisei!

Bazuru (バズる)

Bazuru adalah istilah yang merujuk pada orang-orang yang tiba-tiba menjadi topik hangat di Internet alias viral. Asal katanya sendiri dari bahasa Inggris “buzz” yang berarti desas-desus atau kabar angin. Misalnya, kamu mengupload sesuatu ke Internet dan tiba-tiba hal tersebut jadi perbincangan, selamat, postingan kamu sudah “bazutta!” Kalau kata anak Twitter sih, “debut nih hyung!”. 

Guguru(ググる)

Berawal dari kata “Google” yang merupakan kata benda, orang Jepang dengan kreatif menciptakan kata kerja baru dari kata ini. Ya, sama dengan “googling”, Guguru berarti mencari sesuatu dengan Google. Istilah ini sudah digunakan pada awal 1990-an pada masa-masa awal Internet booming di Jepang. Bisa dibilang, guguru adalah salah satu istilah bahasa gaul Jepang online tertua yang masih dipakai sampai sekarang. 

Baeru (映える)

Thanks to kehadiran Instagram, kata ini bisa muncul dan menjadi tren di antara anak muda setelah kebiasan mengupload foto ke platform ini menyebar. Baeru adalah ekspresi yang digunakan untuk mengartikan sesuatu yang terlihat sangat indah dan mencolok, atau sesuatu yang menonjol dibandingkan dengan yang lain. Intinya foto yang “Instagramable” atau kamu juga bisa bilang “Instabae da ne! (インスタ映えだね!)”. 

Okemaru(おけまる)

Katanya sih, untuk masalah tren bahasa baru, mahasiswa dan siswa SMA adalah dewa. Kosakata yang dibuat bisa secara tiba-tiba dipakai secara luas di segala usia. "Okemaru" artinya? Sama seperti yang kamu baca. Artinya”oke” atau menyetujui sesuatu. Sesimpel itu. Lalu untuk penggunaan “maru”? “Maru” artinya bulat, merujuk pada bentuk tanda baca titik dalam bahasa Jepang. Selain okemaru (おけまる) digunakan juga「おk」,「りょ(ryo)」, atau sesingkat「り(ri)」. Kalau di Indonesia, membalas pesan sesingkat ini adalah awal dari putusnya pertemanan ya.

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Perasaan

Kosakata gaul dalam bahasa Indonesia apa ya yang bisa digunakan untuk mengutarakan perasaan? Sekarang, perasaanmu juga sudah bisa dinyatakan dengan bahasa Jepang yang lebih gaul dan trendi. 

Pien (ぴえん)

Pien adalah kata mimetik yang melambangkan tangisan. Tahu kan, emoticon wajah memelas dengan mata berkaca-kaca? Nah, itu adalah asal mula munculnya si “pien” ini. “Pien” mulai banyak digunakan di media sosial atau chat. Gak hanya saat sedih, saat bahagia pun kamu bisa pakai kata “pien” ini. Tentu saja tanpa keseriusan dalam mengungkapkannya. 

Emoi (エモい)

Emoi adalah istilah gaul Jepang yang berasal dari kata bahasa Inggris "emosional", yang menggambarkan "keadaan yang emosional". Bukan emosional karena emosi marah ya, tapi ada perasaan terharu dan sesuatu yang menggerakkan hati. Misalnya, pernah gak kamu merasakan perasaan aneh yang mengharukan saat melihat mata hari tenggelam yang membuat langit berwarna sangat cantik? Saat dalam kondisi tersebut, kamu bisa pakai kata “emoi” ini.

Ukeru (ウケる)

Ukeru yang satu ini beda dengan kata ukeru (受ける) yang berarti menerima loh ya! Kata ukeru biasanya digunakan untuk mengungkapkan bahwa sesuatu yang sedang dibicarakan itu sangat lucu. Kalau diartikan ke bahasa Indonesia, sepadan dengan “ngakak”. Contohnya saat temanmu lagu ngelawak, kamu bisa balas dengan「超ウケる!」(Chou ukeru!) yang artinya “Ngakak banget woy!”.

Shindoi (しんどい)

Shindo adalah sebuah kata sifat yang digunakan untuk mengungkapkan bagaimana kamu merasakan beban fisik dan mental serta rasa tidak enak berlangsung lama. Pokoknya gak ada nyaman-nyamannya deh! Tapi kamu bisa juga pakai kata ini untuk bahasa slang internet yang menggambarkan sesuatu yang “luar biasa” atau “banget”. Contohnya 「イケメン過ぎてしんどい」(Ikemen sugite shindoi) yang artinya “Parah! Ganteng banget sampe mau meninggal!”.

Warota (ワロタ)

Warota muncul dari penggunaan bahasa Jepang waratta (笑った) yang berarti tertawa. Kalau ditanya apa bedanya, sepertinya sih tidak ada bedanya. Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia, paling cocok dipadankan dengan “wkwk”. Warota penggunaannya mulai booming di tahun 2010-an saat pengguna Twitter semakin marak. Selain itu kanji rumput (草)juga sering digunakan untuk ekspresi tertawa. Dulu orang Jepang menggunakan “www” sebagai ekspresi tertawa di Internet. Karena bentuknya terlihat seperti rumput, jadilah kanji rumput pun digunakan oleh anak-anak muda. 

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Orang

Gebetan, bokap, nyokap, cogan, cecan, ya kira-kira untuk hal-hal seperti ini lah bahasa gaul Jepang berikut dipergunakan. 

Paripi (パリピ)

Dalam pengucapan bahasa Inggris, “party” terdengar seperti "Paari" dan “orang” terdengar seperti "Piipoo". Jadi di kalangan anak muda, kata "Paripi" adalah singkatan dari “paaripiipoo” alias “party people”. Seperti artinya, party people adalah orang-orang yang senang mengunjungi festival musik, termasuk festival musiman seperti halloween party dan christmas party. Intinya, ya party. 

Ikemen (イケメン)

Kamu pasti udah sering banget mendengar kata yang satu ini. Ikemen, berasal dari dua kata yaitu “iketeru” yang artinya keren, dan “men” dalam bahasa Inggris yang artinya laki-laki. Jadi, ikemen digunakan untuk mengungkapkan cowok ganteng. 

Sukipi (すきぴ)

Sukipi berasal dari kata Sukina Piipuru (好きなピープル)yang berarti orang favorit. Kata gaul satu ini terutama digunakan oleh perempuan muda saat menyatakan orang-orang terdekat dan favoritnya. Kamu bisa coba pakai kata ini saat upload foto selfie (atau wefie?) bareng teman-teman dekatmu ke Instagram. “Hai guys, gue lagi sama Sukipi nih!” 

Bahasa Gaul Jepang Mengenai Kata Kerja

Bahasa gaul Jepang juga banyak menggunakan kata benda yang dijadikan kata kerja. Contohnya? Simak kosakata berikut ini ya!

Misuru (ミスる)

Misuru berasal dari bahasa Inggris “miss”. Bukan kangen ya, tapi “miss” yang berarti kesalahan. Misuru artinya membuat kesalahan. Aslinya, kata ini berbunyi misu wo suru(ミスをする),tapi berkat kreativitas dari anak-anak muda Jepang, mereka menyingkat satu frasa ini menjadi kata misuru. 

Disuru(ディスる)

Kalau kamu penggemar hip hop mungkin kamu sudah tidak asing dengan kata “diss”. Diss adalah ungkapan yang umumnya berarti menyangkal atau menghina pihak lain. Berasal dari kata “disrespect” dalam bahasa Inggris, muncullah kata disuru (ディスる). Misalnya ketika teman-temanmu asik membicarakan kejelekanmu saat lagi ngerumpi bareng, cukup katakan “watashi no koto meccha disuttenai?” (私のことめっちゃディスってない? Kalian pada ngehina gue nih ceritanya?)

Tapiru(タピる)

Apakah kamu pecinta Bubble Tea? Kalau iya, dalam seminggu berapa kali kamu menghabiskan uang untuk beli Bubble Tea kesukaanmu? Di Jepang, Bubble Tea disebut “Tapioka” karena mengacu pada boba yang terbuat dari tapioka. Minuman Tapioka ini hitsss banget di Jepang sampai-sampai anak sekolah penggemar Tapioka Drink membuat kosakata sendiri untuk jajan Tapioka! Tapiru berasal dari kata Tapioka yang dijadikan kata kerja. Yang artinya ya itu tadi, jajan untuk minum Tapioka Drink!

Moteru(モテる)

Moteru ini berasal dari moteru(持てる)yang berarti memiliki. Namun setelah menjadi bahasa gaul Jepang, artinya bergeser menjadi “populer” atau “terkenal”. Biasanya digunakan untuk cowok atau cewek yang populer di lawan jenisnya. 

Bahasa Gaul Jepang Lainnya

Sorena!(それな!)

“Sorena!” adalah kata yang digunakan saat kamu menyetujui dengan apa yang lawan bicara katakan. Katanya, kata ini berasal dari dialek Kansai yang kemudian marak digunakan di media sosial. “Sorena” penggunaannya sama dengan “setuju!” atau “yakan!” dalam bahasa Indonesia. Contohnya:

Kono bangumi yabakunai?! (この番組やばくない?!Acara ini parah banget gak sih?!)

Sorena!(それな!Setuju gue!)

Tapi hati-hati ya, sesuai dengan ekspresi dan nada bicara, makna sorena bisa jadi sedikit kejam. Sorena bisa digunakan ketika kamu malas menanggapi lawan bicara juga. Artinya jadi seperti “iya deh”. 

Wanchan(ワンチャン)

Wanchan juga bisa digunakan untuk menyebut anjing, tapi wanchan yang ini lain arti ya! Berasal dari singkatan bahasa Inggris “One Chance”, wanchan di sini berarti “masih ada kesempatan”. Dalam tiap konteks pembicaraan maknanya bisa berbeda-beda, tapi intinya wanchan menunjukkan sesuatu yang “memungkinkan”.

Contoh: 

Kyou, karaoke ikanai? (今日、カラオケ行かない? Hari ini mau ke Karaoke gak?)

Jugyou arukedo wanchan ikeru!(授業あるけどワンチャン行ける! Ada kelas sih, tapi bisa sih kayaknya!)

KY (Dibaca けーわい)

K diambil dari huruf pertama Kuuki(空気)yang artinya "udara", dan huruf Y diambil dari Yomenai(読めない)yang berarti "tidak bisa membaca". Gampangnya, KY ini singkatan dari “Kuuki wo yomenai” atau tidak bisa membaca udara. Ya siapa sih yang bisa baca udara? Bukan, bukan! Maksudnya orang ini gak bisa baca keadaan sekitar atau kalau kata anak sekarang “gak peka banget sih lo!”. Kata ini populer tahun 2006 di antara anak sekolahan yang kemudian digunakan secara luas bahkan sampai sekarang. 

Sudah merasa cukup gaul? Atau ternyata kamu lebih gaul dari WeXpats? Kalau ada bahasa gaul Jepang lainnya yang kamu tahu jangan lupa untuk share juga ke kita-kita ya! 

Baca juga: Bahasa Jepang Cinta: Cara Panggil Pacar Sampai Cara Melamar Orang Jepang yang Out of The Box!

Penulis

WeXpats
Di sini kami menyediakan artikel yang mencakup berbagai informasi yang berguna tentang kehidupan, pekerjaan, dan studi di Jepang hingga pesona dan kualitas Jepang yang menarik.

Sosial Media ソーシャルメディア

Kami berbagi berita terbaru tentang Jepang dalam 9bahasa.

  • English
  • 한국어
  • Tiếng Việt
  • မြန်မာဘာသာစကား
  • Bahasa Indonesia
  • 中文 (繁體)
  • Español
  • Português
  • ภาษาไทย
TOP/ Belajar Bahasa Jepang/ Menyukai bahasa Jepang/ Daftar Bahasa Gaul Jepang. Jangan Sampai Ketinggalan Tren! 

Situs web kami menggunakan Cookies dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas kami. Silakan klik "Setuju" jika Anda menyetujui penggunaan Cookie kami. Untuk melihat detail lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan kami menggunakan Cookies, silakan lihat di sini.

Kebijakan Cookie